Category Archives: Berita Sekolah

Lahan Kosong Ini Jadinya

SMANTEB.ID – SMAN 1 Tebing-Tinggi, merupakan salah satu sekolah baru di kabupaten Balangan, yang didirikan di tahun  2013 lalu di Desa Sungsum, Kecamatan Tebing-Tinggi, Kabupaten Balangan, yang merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Awayan.

 

Terdapat beberapa lahan kosong kosong di sekolah tersebut, yang kini diberdayakan oleh Eko Prayitno selaku kepala SMAN 1 Tebing-Tinggi untuk dijadikan lahan pertanian.

SMA 1 Tebing-Tinggi  juga merupakan sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, yang kini tengah mempersiapkan untuk memasuki Adiwiyata yang lebih baik tinggi lagi, yaitu tingkat Nasional.

 

Eko Prayitno menyebutkan, pemanfaatan lahan ini selain untuk menjaga lingkungan sekolah, juga untuk memberikan pelajaran bagaimana caranya para siswa yang lulus nanti berkebun. Agar bekal mereka nanti tidak hanya sebatas pelajaran saja tetapi juga bekal untuk usaha mereka yang lulus nanti.

 

“Yang kita tanam disini, di antaranya ada jahe dan ubi, yang mana nantinya akan dimanfaatkan untuk warga sekolah,” sebut Kepala Sekolah SMAN 1 Tebing-Tinggi tersebut.SMANTEB.ID – SMAN 1 Tebing-Tinggi, merupakan salah satu sekolah baru di kabupaten Balangan, yang didirikan di tahun  2013 lalu di Desa Sungsum, Kecamatan Tebing-Tinggi, Kabupaten Balangan, yang merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Awayan.

Terdapat beberapa lahan kosong kosong di sekolah tersebut, yang kini diberdayakan oleh Eko Prayitno selaku kepala SMAN 1 Tebing-Tinggi untuk dijadikan lahan pertanian.

SMA 1 Tebing-Tinggi  juga merupakan sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, yang kini tengah mempersiapkan untuk memasuki Adiwiyata yang lebih baik tinggi lagi, yaitu tingkat Nasional.

Eko Prayitno menyebutkan, pemanfaatan lahan ini selain untuk menjaga lingkungan sekolah, juga untuk memberikan pelajaran bagaimana caranya para siswa yang lulus nanti berkebun. Agar bekal mereka nanti tidak hanya sebatas pelajaran saja tetapi juga bekal untuk usaha mereka yang lulus nanti.

“Yang kita tanam disini, di antaranya ada jahe dan ubi, yang mana nantinya akan dimanfaatkan untuk warga sekolah,” sebut Kepala Sekolah SMAN 1 Tebing-Tinggi tersebut.

Ini Beberapa Manfaat Pesantren Ramadhan

SMANTEB.ID – Apa sih sebenarnya manfaat Pesantren Kilat (Sanlat) atau pesantren Ramadhan untuk anak-anak? Untuk mengetahuinya simak 3 poin berikut ini :

  • Mengamalkan Ajaran Islam dalam Kehidupan Sehari-Hari

Salah satu manfaat dari sanlat adalah anak-anak diajarkan untuk bisa menerapkan dan mengamalkan ajaran Agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ini sangat bermanfaat, agar anak mampu untuk menghadapi hal-hal negatif dari lingkungan sekitar. Satu hal yang mengkhawatirkan banyak orang tua, di mana lingkungan tumbuh kembang anak sekarang cenderung kurang baik atau kurang sehat bagi jiwa mereka.

  • Meningkatkan Pemahaman tentang Ajaran Agama Islam

Manfaat lain dari mengikutsertakan anak dalam kegiatan pesantren kilat adalah memantapkan pemahaman anak tentang ajaran Agama Islam. Sehingga diharapkan sang anak akan memupuk rasa Cinta kepada Allah Subhanahu Wa’Taala dan Rasulullah sejak dini. Dengan memupuk rasa cinta terhadap Sang Pencipta, anak-anak senantiasa akan berbuat sesuai dengan ajaran agama dan menjauhi hal yang sudah dilarang.

 

  • Memperbaiki Ibadah dan Akhlak

Penanaman akan pentingnya Ibadah dan perbaikan akhlak harus dipupuk sejak dini, karena ini akan sangat memberi pengaruh terhadap kehidupan anak hingga ia besar nanti. Diharapkan anak dapat terus meningkatkan ibadah dan menunjukkan akhlak yang mulia untuk orang-orang di sekitar.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat sanlat untuk anak-anak. Kegiatan sanlat pun tidak harus dilakukan di sekolah. Sekarang sudah banyak lembaga-lembaga yang menyediakan program sanlat KHUSUS anak selama bulan Ramadhan.

 

 

SMANTEB Laksanakan 11 Hari Pesantren Ramdhan

SMANTEB.ID – Istilah atau program pesantren kilat atau Pesantren Ramadhan biasanya marak digelar selama Bulan Ramadhan, utamanya di Indonesia.

Khususnya untuk SMAN 1 Tebing-Tinggi, juga bakal melaksanakannya kegiatan tapi secara online. Hal tersebut disampaikan oleh Anita Fitriani salah seorang guru di SMAN 1 Tebing-Tinggi.

“Iya kami tahun ini akan melakukan pesantren Ramadhan, secara online, yang akan diikuti oleh seluruh siswa muslim di sekolah,” kata Anita.

Kegiatan ini dilakukan selama 11 hari , yang akan dimulai dari tanggal 19 April hingga 30 April mendatang.

Kegiatan juga turut di ikuti oleh seluruh dewan guru di sekolah tersebut.

 

Apa Itu Pesantren Kilat Ini Dia Penjelasannya??

SMANTEB.ID – Istilah atau program pesantren kilat atau Pesantren Ramadhan biasanya marak digelar selama Bulan Ramadhan, utamanya di Indonesia.

Pesantren kilat atau yang biasa disingkat Sanlat ini merupakan kegiatan pesantren yang diadakan dalam kurun waktu yang singkat.

Sanlat diadakan dengan tujuan memberi ruang untuk anak agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang tenang, menyenangkan, dan bermanfaat.

Lewat sanlat, anak-anak bisa belajar untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan tepat, mendapatkan banyak ilmu agama dan karakter, hingga mengindarkan dari hal-hal kurang bermanfaat seperti bermain handphone atau menonton televisi.

Materi di dalam sanlat biasanya akan mengajarkan anak-anak untuk mengenal Agama Islam secara mendalam.

Banyak orang tua yang sudah mulai peduli dengan pendidikan agama anak sejak dini. Untuk itu, biasanya para orang tua mencari informasi seputar pesantren kilat selama Bulan Ramadhan.

 

Bukbar SMAN1 Tebing-Tinggi Tidak Seperti Biasanya

 

SMANTEB.ID – SMA 1 Tebing-Tinggi bakal melaksanakan Buka Bersama (Bukbar), tetapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tahun-tahun sebelumnya sekolah yang berada di Desa Sungsum Kecamatan Tebing-Tinggi ini, melakukan biasanya selalu melakukan buka bersama dengan para siswa dan dewan guru.

“Tahun ini bakalan ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pasalnya tahun ini tidak akan ada dilakukan buka bersama dengan para siswa-siswi seperti tahun sebelumnya,” ungkap Eko Prayitno selaku Kepala SMAN 1 Tebing-Tinggi.

Ia menyebut, tidak terlaksananya buka bersama ini karena mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, dikhawatirkan terjadinya kerumunan antar siswa.

Eko Prayitno berharap, agar pandemi ini cepat berakhir agar aktivitas seperti biasa dapat dijalankan kembali.

Pimpinan SMAN 1 Tebing-Tinggi juga menyebutkan, walaupun tidak dengan para siswa-siswi ia berinisiatif bersama para dewan guru untuk melakukan bukber.

“kayaknya hanya guru dan para pengajar ekstrakurikuler, kalau bersama siswa bisa berkerumun kayaknya,” ucap Eko.

Tetapi demikian ini masih dalam tahap perencanaan belum dilakukan kesepakatan waktu kapan.