Category Archives: Opini Guru

OSIS Bakal Di LDKS, Tau Apa Itu LDKS

 

 

SMANTEB.ID – Usai melakukan pemilihan ketua OSIS SMAN 1 Tebing-Tinggi bakal melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk memberikan bekal kepada para anggota OSIS.

Apa itu LDKS OSIS? LDKS adalah singkatan Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa yang dilaksanakan untuk tingkat SMP maupun SMA. LKDS ini wajib diikuti oleh semua calon pengurus OSIS yang baru sebelum mereka bekerja dalam kepengurusan Organisasi Intra Sekolah tersebut. LDKS menjadi syarat wajib bagi siswa yang akan masuk sebagai pengurus OSIS di sekolah.

LDKS dilaksanakan setiap tahun sekali saat masa kepengurusan OSIS akan berganti. Pengurus OSIS di sekolah memiliki masa bakti selama 1 tahun ajaran dan ketika masa kepengurusan berakhir maka akan dipilih yang baru. Nah, siswa yang terpilih menjadi pengurus OSIS tersebut harus lebih dulu mengikuti kegiatan dalam LDKS sebelum bekerja sesuai tugasnya dalam struktur organisasi.

LDKS diselenggarakan oleh pihak sekolah selama biasanya selama 2 hari dengan berbagai materi yang diberikan kepada siswa yang mengikutinya. Mengacu pada namanya latihan kepemimpinan dasar maka kegiatan LDKS tentu saja tidak jauh dari bagaimana cara membentuk karakter tersebut kepada siswa yang terpilih menjadi pengurus OSIS.

Jadi secara garis besar pengertian dari LDKS adalah sebuah kegiatan yang dimana siswa akan diberikan pelatihan dasar mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepemimpinan. Melalui pelatihan dasar tentang kepemimpinan tersebut diharapkan siswa pengurus OSIS mampu memberikan kontribusi terbaik kepada keluarga, masyarakat dan lingkungan sosial di sekitarnya.

LDKS diberikan agar semua pengurus OSIS yang baru nantinya bisa mengerti dan memahami apa yang menjadi tugasnya sehingga akan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan LDKS dilaksanakan dengan bimbingan dari instruktur dan menggunakan berbagai metode pelatihan seperti games, outbond dan sebagainya.

Kenapa Harus Mengikuti LDKS? Mungkin ini menjadi pertanyaan bagi calon Anggota OSIS khususnya dan bagi siswa pada umumnya.

LDKS wajib diikuti oleh semua pengurus OSIS yang baru terpilih. Mengapa pelatihan dasar tersebut harus diikuti tidak bisa dilepaskan dari pengertian dari LDKS itu sendiri. Kalau kamu sudah tahu dan paham apa itu LDKS OSIS maka otomatis akan mengerti mengapa kegiatan tersebut sifatnya wajib.

Semua pengurus OSIS yang baru harus mengikuti LDKS karena memiliki tujuan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi serta mempunyai banyak manfaat. Tujuan LDKS tersebut yaitu antara lain sebagai berikut :

 

Menciptakan karakter siswa untuk menjadi lebih mandiri serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Menumbuhkan jiwa yang kooperatif kepada siswa agar mampu bekerja sama dengan sesama pengurus OSIS nantinya dan seluruh anggota sekolah seperti guru dan seluruh siswa.

Melatih kemampuan komunikasi yang baik kepada para siswa calon pengurus OSIS.

Memberikan dan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan pada para siswa.

Mengajarkan dan membekali para calon pengurus OSIS tentang teknik bagaimana menyusun laporan dan juga program kerja di sekolah.

Memberikan pengenalan mengenai wawasan kebangsaan kepada para siswa.

Mengasah kemampuan siswa untuk berani bicara di depan orang banyak.

Mengasah kemampuan para calon pengurus OSIS untuk bisa mengambil keputusan terbaik untuk kepentingan sekolah.

Membekali dan meningkatkan kemampuan berorganisasi kepada para siswa.

Memberikan dasar ilmu manajemen kepada siswa agar bisa mengatur waktu dengan baik dan menyeimbangkan kegiatan sebagai siswa dan pengurus OSI.

Menumbuhkan jiwa kebersamaan atau korsa yang kuat di dalam diri para siswa di sekolah.

Membantu sekolah untuk menemukan inovasi terbaik bagi pengembangan pendidikan.

Setelah mengetahui apa itu LDKS OSIS diharapkan kamu bisa lebih siap menjadi seorang pengurus organisasi siswa tersebut. Semua materi yang diberikan dalam pelatihan dasar tersebut bisa menjadi bekal yang baik bagi masa depan kamu. Asah jiwa kepemimpinan kamu dengan menjadi pengurus OSIS SMAN 1 Tebing-Tinggi

Latihan ini direncanakan bakal dilaksanakan dibulan November mendatang. Nantinya para anggota OSIS bakal diberikan materi-materi oleh dewan guru, serta dari pihak yang memang diperlukan untuk bekal para anggota OSIS dalam bertugas kedepannya.

Disini juga para pengurus OSIS lama bakalan sharing kepada calon Pengurus OSIS baru, mengenai masa bakti mereka dahulu sehingga didapatkan gambaran pengalaman.

 

 

 

 

 

 

Belajar Demokrasi Dari Pemilihan Ketua OSIS

SMANTEB.ID – Memahami demokrasi untuk melahirkan pemimpin masa depan layak diajarkan di SMAN 1 Tebing-Tinggi. Meski tidak semua siswa belum memiliki hak politik mereka akan mendapatkan pelajaran demokrasi. Termasuk mengajukan diri untuk dipilih sebagai Presiden (ketua) dan pengurus di OSIS di sekolah mereka melalui Pemilu OSIS SMAN 1 Tebing-Tinggi periode 2020-2021

 

Demokrasi dalam sebuah pendidikan penting untuk era globalisasi saat ini, sekolah demokratis yang dikelola dengan struktur jika memungkinkan dengan adanya praktik-praktik demokrasi dapat terlaksana, serta melibatkan masyarakat dalam membahas program-program sekolah, prosedur pengambilan keputusan juga memperhatikan berbagai aspirasi publik, serta melibatkan masyarakat dalam membahas program-program sekolah, prosedur pengambilan keputusan juga memperhatikan berbagai aspirasi publik, serta diperjelas implementasinya kepada publik.

 

Dalam hal berdemokrasi salah satu kegiatan implementasi nilai-nilai demokrasi yang paling terlihat di lingkungan sekolah adalah pada kegiatan pemilihan ketua OSIS. Pemilihan Ketua OSIS mampu mengembangkan nilai demokrasi yang dimiliki oleh siswa masing-masing siswa dapat memilih suara karena ikut berpartisipasi secara langsung untuk pemimpinnya.

 

Nah, berikut ini 10 manfaat dari demokrasi langsung dan demokrasi tak langsung.

 

1. Menjamin hak-hak dasar.

 

Negara yang menjalankan pemerintahannya dengan sistem demokrasi menjamin hak-hak dasar warga negaranya. Penjaminan hak dasar ini dilakukan dengan terbuka sebagai cara untuk mengungkap serta mengatasi adanya masalah sosial yang belum terwujud. Tak terwujudnya hak dasar dapat terjadi karena tak adanya kebebasan. Kebebasan inilah yang dapat mewujudkan keterbukaan yang nantinya menjamin hak-hak dasar.

 

2. Adanya kesetaraan setiap warga negara.

 

Sistem negara demokratis mengedepankan kepentingan rakyat dengan menomor satukan rakyat. Kekuasaan tertinggi negara demokrasi dimiliki oleh rakyat, entah dari mana rakyat tersebut berasal dan latar belakangnya. Semua warga negara dianggap sama tanpa melihat latar belakang dan asal rakyat tersebut. Sehingga, dalam suatu negara demokrasi semua warga negara dianggap memiliki kesetaraan.

 

3. Pemenuhan kebutuhan umum.

 

Demokrasi dilakukan agar kebutuhan masyarakat umum dapat terpenuhi. Pengambilan kebijakan negara demokrasi tergantung pada keinginan dan aspirasi rakyat secara umum. Dengan menentukan kebijakan sesuai dengan keinginan masyarakat, dalam suatu negara demokrasi akan tercipta kepuasan rakyat karena kebutuhan masyarakat umum dapat terpenuhi.

 

4. Pembaharuan kebijakan sosial.

 

Kebijakan pemerintah dibuat sesuai dengan keinginan rakyat. Akan tetapi, suatu kebijakan memiliki tenggang waktu karena dimungkinkan adanya perkembangan zaman yang akan berpengaruh terhadap kebutuhan kebijakan yang diperlukan. Negara demokrasi memungkinkan dirumuskannya kebijakan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

5. Kebebasan rakyat untuk menyampaikan pendapat.

 

Negara yang memiliki kekuasaan tertinggi di tangan rakyatnya akan menyediakan ruang bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat. Rakyat yang hidup di dalam negara demokrasi bebas untuk menyampaikan pendapat selama pendapat yang dikemukakan tak bertentangan dengan Pancasila, UUD serta memiliki etika dalam menyampaikan pendapat.

 

6. Mencegah tirani.

 

Sistem pemerintahan demokrasi disebut sebagai sistem pemerintahan paling aman karena pemerintah dan rakyat dapat saling berinteraksi melalui dewan yang telah dipilih oleh rakyat. Negara dengan sistem demokrasi mencegah adanya kekuasaan tunggal dai pemerintah karena rakyat turut serta dalam pemerintahan melalui dewan yang telah dipilih.

 

7. Mencegah terjadinya pemerintahan yang diktaktor.

 

Adanya peran rakyat dalam merumuskan kebijakan pemerintah secara tak langsung dapat mencegah adanya pemerintahan yang diktaktor.

 

8. Menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab.

 

Pemerintah hanyalah sebagai wakil rakyat yang ditugasi untuk merangkum semua kebutuhan rakyat sebagai salah satu acuan untuk merumuskan kebijakan. Rakyat dapat menilai dan menuntut apabila ada ketidaksesuaian antara kebutuhan dengan kebijakan yang dirumuskan. Rakyat dapat mengajukan tuntutan apabila pemerintah melakukan penyelewengan terhadap kebijakan yang telah dibuat.

 

9. Meningkatkan kerja sama antar warga negara.

 

Warga negara membutuhkan satu sama lain untuk membangun masa yang banyak sebagai salah satu cara untuk forum perundingan dan juga pengajuan kebutuhan untuk pemerintah. Meskipun setiap warga negara memiliki haknya sendiri untuk mengemukakan pendapat, namun warga negara juga memerlukan pendapat yang lainnya untuk menguatkan pendapatnya di pemerintahan. Dengan adanya demokrasi, maka rakyat akan memiiki kesadaran untuk bekerja sama satu sama lain.

 

10. Membuat masyarakat memiliki tanggung jawab.

 

Adanya peran rakyat dalam pemerintahan membuat setiap warga negara untuk bertanggung jawab terhadap peran yang dimilikinya sebagai seorang warga negara yang wajib menjaga keutuhan negara. Sistem negara demokrasi menjadikan warga masyarakat memiliki tanggung jawab dalam ikut serta berperan dalam penentuan kebijakan pemerintah.

Bukbar SMAN1 Tebing-Tinggi Tidak Seperti Biasanya

 

SMANTEB.ID – SMA 1 Tebing-Tinggi bakal melaksanakan Buka Bersama (Bukbar), tetapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tahun-tahun sebelumnya sekolah yang berada di Desa Sungsum Kecamatan Tebing-Tinggi ini, melakukan biasanya selalu melakukan buka bersama dengan para siswa dan dewan guru.

“Tahun ini bakalan ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pasalnya tahun ini tidak akan ada dilakukan buka bersama dengan para siswa-siswi seperti tahun sebelumnya,” ungkap Eko Prayitno selaku Kepala SMAN 1 Tebing-Tinggi.

Ia menyebut, tidak terlaksananya buka bersama ini karena mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, dikhawatirkan terjadinya kerumunan antar siswa.

Eko Prayitno berharap, agar pandemi ini cepat berakhir agar aktivitas seperti biasa dapat dijalankan kembali.

Pimpinan SMAN 1 Tebing-Tinggi juga menyebutkan, walaupun tidak dengan para siswa-siswi ia berinisiatif bersama para dewan guru untuk melakukan bukber.

“kayaknya hanya guru dan para pengajar ekstrakurikuler, kalau bersama siswa bisa berkerumun kayaknya,” ucap Eko.

Tetapi demikian ini masih dalam tahap perencanaan belum dilakukan kesepakatan waktu kapan.

 

Begini Cerita Guru Tervaforit SMAN 1 Tebing-Tinggi

Piala Guru Terfavorit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SMANTEB.ID – Menjadi guru bukanlah merupakan tugas yang mudah. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk bisa mengajarkan ilmu, tetapi juga harus menjadi teladan yang baik bagi anak didiknya, terlebih jika bisa menjadi guru favorit yang disukai para siswa.

Siswa yang telah menjadikan salah satu gurunya sebagai favorit akan lebih mudah menerima pelajaran yang diajarkan. Lain halnya jika siswa tidak menyukai gurunya, maka pelajaran yang Bapak/Ibu ajarkan seolah begitu sulit mereka terima, bahkan malas-malasan dalam belajar. Jadi, menjadi guru favorit adalah hal yang cukup penting, lho.

Sayangnya, tidak semua guru tahu bagaimana bisa menjadi guru favorit. Beginilah yang dirasakan oleh Abdullah salah seorang guru SMAN 1 Tebing-Tinggi, yang terpilih menjadi siswa-siswinya ketika terpilih sebagai guru terfavorit di SMAN 1 Tebing-Tinggi.

Abdullah Guru Bahasa Inggris

“Alhamdulillah, saya senang, dan sebenarnya saya merasa tidak pantas untuk mendapatkannya, ketika itu, saya gugup, dan tangan saya gemetaran, kayak dapat penghargaan yang luar biasa,” ungkap guru Bahasa Inggris SMAN 1 Tebing-Tinggi tersebut, kepada smanteb.id Selasa (05/01/20).

Terlebih saat ini, hari perayaan ulang tahun SMAN 1 Tebing-Tinggi, setelah itu saya di suapin kue ulang tahun, oleh Kepala Sekolah (Eko Prayitno) saya sungguh senang sekali hari itu.

“Bercampur rasa tidak percaya diri,”ujar Abdullah.

Menurutnya, selama aktivitas mengajar, ia tidak pernah melakukan apa-apa, ia hanya beraktivitas seperti orang lain mengajar pada umumnya.

Iya juga mengapresiasi kepada pihak penyelenggara yaitu OSIS yang telah rela menghabiskan waktunya, guna terlaksananya acara indah itu.

“Mantap benget para OSIS, membuat acara ini. Saya sangat mengapresiasi sekali kepada mereka,” ungkap Pemenang guru terfavorit 2019/2020 itu.

 

Muhammad Fikri Alumni dan Anggota Osis (pada
masnaya )SMANN 1 Tebingtinggi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dilain tempat, diceritakan pula oleh Muhammad Fikri salah satu anggota OSIS kala itu, bahwa mereka melakukan penilaian itu melibatkan semua siswa-siswi SMAN 1 Tebing-Tinggi.

“Kami melakukan penilaian kala itu, dengan mendatangi kelas-kelas dan memberikan mereka pilihan, guru mana yang mereka yang paling terfavorit,” ujarnya.

Dalam hal ini, lanjutnya, bukan berarti guru-guru yang lain, tidak disukai oleh para siswa-siswi, tetapi ini hanyalah, ajang penghargaan bagi mereka yang menang.

“Sehingga pada akhirnya, ditemukan lah Bapak Abdullah lah sebagai pemenang, dari hasil semua kelas yang kita mintai suara pilihannya,” ungkapkan dia.

Dia juga menyebutkan bahwa, ada beberapa kriteria yang diberlakukan, dalam penilaian itu, namun sayangnya ia tidak terlalu ingat apa saja kriteria yang diberlakukan oleh tim OSIS kala itu.

Program Baru, Berikan Kemudahan Bagi Siswa

Foto ilustrasi smanteb.id/fikry/foto

SMANTEB.ID – SMAN 1 Tebing-Tinggi (SMANTEB) buat sebuah program terobosan “Guru Piket Di Sekolah”, guna memfasilitasi warga sekolah di masa pandemi Covid-19 saat ini yang sedang menerpa Kabupaten Balangan.

Memang sejak bulan Maret lalu sekolah-sekolah yang ada di Indonesia diliburkan, guna menghindari terciptanya klaster Covid-19 di sekolah. Balangan sendiri tercatat sudah beberapa kali menjadi zona merah.

Sekarang ini untuk data Covid-19 sudah mulai menurun, sehingga program ini dibuat menimbang banyak masukan keluhan para siswa, yang telah bosan belajar secara online, dan mereka ingin belajar seperti biasanya.

Eko prsyitno Kepala SMAN 1 Tebing-Tinggi

Dijelaskan oleh Kepala SMANTEB Eko Prayitno bahwa, program ini bertujuan untuk memfasilitasi warga sekolah, khususnya siswa.

“Jadi jika siswa perlu dengan guru atau yang lain sebagainya yang berhubungan dengan sekolah, siswa bisa datang ke sekolah sesuai keperluan mereka,”

Di dalam program ini, selain hari libur para guru selalu standby di sekolah, menunggu para siswa yang datang untuk sekedar konsultasi, menanyakan soal pelajaran, ataupun mengumpulkan tugas ke guru yang bersangkutan.

Diharapkan dengan program ini, para siswa dapat terbantu, dan kembali bersemangat untuk belajar walaupun di rumah, serta semoga pandemi ini cepat berlalu.

“Untuk para siswa meskipun pandemi ini, sudah mulai menurun di daerah kita, tetapi kita semua harus taati aturan dari pemerintah, sesuai protokol kesehatan, selalu pakai masker dan jaga jarak aman,” imbaunya.

Anita Fitriani Guru Sejarah SMAN 1 Tebing-Tinggi

Sementara itu, katakan oleh Anita Fitriani salah seorang Guru SMANTEB yang menjalankan piket bahwa, program ini sangat membantu siswa dalam soal pembelajaran.

“Program ini sangat membantu siswa, terlebih bagi siswa yang tidak bisa belajar online, mereka dapat mengambil tugas ke sekolah tanpa harus menunggu dua minggu sekali,” tuturnya.

Selain itu, kami sebagai guru dapat mempelajari perkembangan siswa secara langsung, baik belajarnya selama ini, perilakunya serta kami juga dapat memberikan masukan kepada mereka.